Dalam dunia industri, pemilihan alat berat sangatlah penting karena dapat memengaruhi efisiensi gudang serta produktivitas secara keseluruhan. Salah satu keputusan besar yang sering dihadapi perusahaan adalah menentukan apakah akan menggunakan forklift diesel atau elektrik.
Baik forklift diesel maupun forklift elektrik sebenarnya memiliki fungsi yang sama, yaitu untuk memindahkan dan mengangkat beban material. Akan tetapi, kedua jenis ini juga memiliki sejumlah perbedaan krusial terutama dalam hal sumber tenaga, sistem kerja, dan kapasitas pengangkutan.
Dengan memilih jenis forklift yang tepat, perusahaan dapat memaksimalkan kegiatan operasional sehari-hari sekaligus mengurangi risiko peningkatan biaya akibat keterlambatan distribusi atau kerusakan barang.
Mengenal Forklift Diesel
Forklift diesel adalah jenis forklift yang beroperasi dengan menggunakan mesin bertenaga diesel. Forklift ini banyak digemari karena dikenal memiliki kekuatan yang besar, sehingga sangat ideal untuk penggunaan di luar ruangan dan pekerjaan yang melibatkan pengangkutan material besar.
Kelebihan
- Tenaga besar: Forklift diesel memiliki torsi tinggi yang memungkinkan alat ini mengangkut beban berat dengan mudah.
- Ideal untuk area terbuka: Tenaga dan ketahanan tinggi forklift diesel membuatnya cocok untuk pekerjaan di tempat terbuka seperti pelabuhan atau lokasi konstruksi.
- Harga terjangkau: Dibandingkan forklift elektrik, harga forklift diesel biasanya lebih murah. Pasalnya, alat ini menggunakan teknologi yang lebih sederhana dan sudah diproduksi secara massal sejak lama.
- Bahan bakar mudah didapat: Forklift diesel menggunakan bahan bakar solar yang bisa diperoleh dengan mudah di pom bensin terdekat.
- Umur mesin panjang: Dengan perawatan rutin, mesin diesel dikenal sangat tangguh dan dapat bekerja dengan baik selama bertahun-tahun, bahkan dalam kondisi kerja yang berat sekalipun.
- Pengisian bahan bakar cepat: Berbeda dengan pengisian daya baterai yang membutuhkan waktu berjam-jam, pengisian bahan bakar diesel hanya perlu beberapa menit sebelum siap digunakan kembali.
Kekurangan
- Emisi gas buang: Karena menggunakan bahan bakar fosil, forklift diesel menghasilkan emisi gas yang bisa mencemari udara. Inilah mengapa jenis ini kurang cocok digunakan di ruang tertutup. Polusi udara juga meningkatkan risiko kesehatan bagi operator dan pekerja di lapangan.
- Suara bising: Saat beroperasi, mesin diesel mengeluarkan suara yang cukup kera. Hal ini bisa mengganggu kenyamanan kerja, terutama di lingkungan yang membutuhkan ketenangan.
- Perawatan lebih sering: Mesin diesel terdiri dari banyak komponen bergerak yang membutuhkan perawatan dan penggantian spare part secara berkala.
- Biaya operasional lebih tinggi: Selain biaya bahan bakar yang fluktuatif, harga spare part dan servis juga menambah pengeluaran dalam jangka panjang.
Baca juga: Tingkatkan Efisiensi dengan Perawatan Rutin Forklift
Mengenal Forklift Elektrik
Forklift elektrik adalah jenis forklift yang menggunakan mesin bertenaga listrik. Sumber tenaga forklift elektrik berasal dari baterai, baik tipe timbel-asam atau lithium-ion. Meski terbilang baru, penggunaan forklift elektrik kini sudah mulai banyak ditemukan di berbagai industri di Indonesia.
Kelebihan
- Ramah lingkungan: Berbeda dengan forklift diesel, forklift elektrik tidak menghasilkan polusi udara, sehingga lebih ramah lingkungan dan kesehatan pekerja tetap terjaga.
- Tidak ada kebisingan: Mesin listrik tidak mengeluarkan suara bising, sehingga kegiatan operasional lebih nyaman dan tenang.
- Biasa operasional rendah: Karena tidak menggunakan bahan bakar fosil dan memiliki lebih sedikit komponen mekanis, Anda tidak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk perawatan forklift elektrik.
- Penggunaan di dalam ruangan: Forklift elektrik dirancang untuk beroperasi di dalam ruangan seperti gudang, cold storage, dan sebagainya. Ukurannya yang tidak terlalu besar juga membuatnya mudah bermanuver di lorong sempit.
- Minim perawatan: Forklift elektrik tidak banyak memiliki komponen bergerak, sehingga perawatannya sangat mudah.
- Teknologi canggih: Kebanyakan forklift elektrik telah dilengkapi dengan teknologi dan fitur-fitur canggih untuk meningkatkan efisiensi dan keselamatan kerja.
Kekurangan
- Investasi awal lebih besar: Harga beli forklift elektrik umumnya masih lebih tinggi dibandingkan forklift diesel, terutama jika model keluaran terbaru dan menggunakan baterai lithium-ion.
- Ketergantungan terhadap baterai: Forklift elektrik tidak dapat beroperasi tanpa baterai. Padahal, pengisian daya membutuhkan waktu beberapa jam, dan perlu ada charging station khusus di lokasi kerja.
- Daya tahan baterai: Baterai forklift pada umumnya hanya bertahan selama beberapa jam saja. Sehingga, diperlukan manajemen operasional yang baik. Selain itu, kapasitas baterai juga bisa menurun seiring waktu.
- Tidak tahan di medan ekstrem: Pemakaian forklift elektrik tidak disarankan untuk tempat berlumpur atau berdebu karena bisa menyebabkan kerusakan pada komponen kelistrikan.
Baca juga: Tips Perawatan untuk Perpanjang Umur Forklift Elektrik
Jadi, Mana yang Lebih Baik?
Pemilihan forklift diesel atau elektrik sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan antara lain:
- Kondisi lingkungan kerja: Forklift diesel lebih cocok untuk pekerjaan di luar ruangan seperti pelabuhan dan konstruksi, sedangkan forklift elektrik ideal untuk lokasi indoor dan industri yang mengutamakan kebersihan seperti industri pangan dan farmasi.
- Jenis beban yang akan diangkut: Untuk pekerjaan yang membutuhkan kapasitas besar, forklift diesel adalah pilihan yang tepat. Sedangkan forklift elektrik cocok untuk material dengan bobot ringan hingga sedang.
- Anggaran operasional: Harga forklift diesel biasanya lebih murah, namun biaya operasional jangka panjang seperti bahan bakar dan perawatan cenderung lebih mahal. Sedangkan forklift elektrik membutuhkan modal besar di awal, tetapi biaya operasionalnya lebih rendah.
- Pertimbangan lingkungan: Bagi perusahaan yang mengutamakan operasi hijau yang ramah lingkungan, sebaiknya pilih forklift elekrik yang tidak menghasilkan emisi yang bisa mencemari udara.
Anda masih bingung? Di Rahayu Diesel, Anda bisa mencoba performa keduanya secara langsung melalui sistem rental. Cukup tentukan tipe forklift yang Anda inginkan sesuai kebutuhan dan nikmati manfaatnya tanpa harus mengeluarkan biaya besar di awal maupun biaya perawatan.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi tim Rahayu melalui WhatsApp sekarang juga. Proyek Lancar, Bisnis Makin Cuan!