Sebelum memulai proyek baru, penting untuk memastikan bahwa Anda telah menyiapkan peralatan yang tepat untuk pekerjaan tersebut. Salah satu alat yang paling umum digunakan di dunia konstruksi adalah excavator. Namun dengan banyaknya pilihan yang tersedia di pasaran saat ini, memilih excavator yang terbaik bisa menjadi sesuatu yang cukup rumit.

Excavator merupakan jenis alat berat multifungsi yang pada umumnya digunakan untuk menggali tanah, mengangkut material, mengangkat beban, menghancurkan bebatuan besar, dan sebagainya. Alat ini terdiri dari beberapa bagian penting seperti boom, bucket, dan dipper. Anda juga bisa mengganti jenis bucket dengan attachment model lain untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan yang lebih spesifik.

Setiap excavator memiliki ukuran, kapasitas, dan daya tahan yang bervariasi. Apabila jenis yang Anda pilih tidak sesuai dengan kebutuhan proyek, maka produktivitas dapat menurun karena pekerjaan tidak dilakukan dengan efisien. Nah, bagaimana cara memilih excavator yang tepat untuk proyek Anda? Temukan jawabannya di artikel berikut.

 

Faktor-Faktor yang Perlu Dipertimbangkan

Excavator yang Anda pilih harus bisa menyelesaikan pekerjaan dengan baik dan memenuhi ekspektasi Anda, baik dari segi efisiensi waktu maupun harga. Langkah paling awal adalah mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai jenis excavator yang tersedia, lalu mulai mempersempit pencarian dengan melihat kebutuhan proyek. Lakukan proses penyeleksian ini hingga Anda menemukan pilihan yang terbaik untuk proyek Anda.

Berikut beberapa faktor penting yang wajib Anda pertimbangkan saat memilih excavator:

1. Ukuran dan Jenis Excavator

Dimensi excavator dapat dikatakan sebagai hal paling krusial saat membandingkan model-model excavator. Secara umum, ada beberapa kategori excavator berdasarkan ukurannya:

  • Excavator Mini – Jenis excavator dengan ukuran terkecil dan berat paling ringan, hanya sekitar 800-5400 kilogram. Karena ukurannya yang mini, alat ini banyak digunakan untuk proyek-proyek skala kecil dan pekerjaan yang dilakukan di ruang terbatas seperti pembangunan rumah warga sipil atau pembangunan jembatan yang tidak terlalu besar. Kelebihannya adalah kemampuan untuk bergerak dengan leluasa di tempat yang sempit sekalipun dan tidak merusak aspal.
  • Excavator Standar – Excavator yang berukuran sedang atau standar biasanya memiliki berat 10-45 ton. Ini adalah jenis yang paling serbaguna karena cocok untuk hampir semua jenis pekerjaan. Mereka juga biasanya memiliki tenaga yang cukup besar, sehingga mampu mengerjakan pekerjaan yang ringan dan berat.
  • Excavator Besar – Berat excavator jenis ini dapat mencapai 95 ton atau lebih, sehingga dikategorikan sebagai alat berat raksasa. Biasanya digunakan untuk pekerjaan industrial yang membutuhkan tenaga amat besar dan dilakukan di lokasi yang jauh dari keramaian kota. Meski dapat melakukan pekerjaan dengan cepat, excavator jenis ini membutuhkan banyak tempat dan sulit untuk dipindahkan.

Perlu diketahui bahwa kategori di atas dapat bervariasi di setiap merek atau manufaktur, sehingga jangan terpaku dengan istilahnya saja. Lebih baik Anda menggunakan berat sebagai patokan, lalu sesuaikan dengan tipe/model pada merek yang Anda pilih.

Baca juga: 7 Rekomendasi Merek Excavator Terbaik

 

2. Tenaga Mesin

Selain ukuran, penting juga untuk mempertimbangkan kapasitas mesin dan tenaga yang dapat dihasilkan. Excavator mini menawarkan presisi dan efisiensi pada area terbatas, namun mereka tidak memiliki daya angkat dan daya gali yang tidak terlalu besar. Sehingga, Anda mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk melakukan penggalian.

Sementara itu, model-model excavator yang lebih besar tentu dapat mengangkut beban dalam jumlah yang lebih banyak dan menggali dalam waktu lebih cepat. Jika Anda membutuhkan tenaga besar, alat berat dengan sistem hidrolik adalah jawabannya. Sistem ini dapat bekerja dengan efisien dan membuat pekerjaan jadi lebih mudah.

Baca juga: 7 Kriteria Spare Part Alat Berat Berkualitas

 

3. Teknologi dan Tingkat Kenyamanan Operator

Selama waktu pengerjaan, operator harus berada di dalam kabin untuk mengontrol alat berat. Artinya, mereka harus menghabiskan waktu berjam-jam di dalam kabin setiap harinya. Oleh karena itu, kenyamanan operator termasuk faktor penting yang tidak boleh diabaikan. Perhatikan fitur-fitur dalam kabin seperti ventilasi udara, pengaturan suhu seperti pemanas atau AC, dan panel kontrol yang mudah digunakan.

Tidak hanya itu, teknologi modern juga dapat menunjang kenyamanan operator. Misalnya, excavator yang dilengkapi dengan teknologi komunikasi wireless tentu lebih nyaman dibandingkan excavator yang masih menggunakan sistem komunikasi tradisional. Selain menghemat waktu, hal ini juga dapat mempermudah pekerjaan operator sehingga mereka dapat fokus pada proses pengerjaan proyek saja.

Anda juga bisa memilih excavator yang dilengkapi dengan kemampuan untuk mengukur kinerja mesin, persediaan bahan bakar, pengukuran suhu, kelancaran aliran hidrolik, dan sebagainya. Data-data tersebut akan memudahkan operator untuk mendeteksi masalah secara dini. Tidak perlu menunggu mesin mati total untuk melakukan perawatan.

Baca juga: Panduan Cara Inspeksi Alat Berat untuk Hasil Optimal

 

4. Kondisi Lokasi Proyek

Memilih excavator yang terbaik saja tidak cukup. Anda juga harus melihat kecocokannya dengan lokasi proyek yang akan dikerjakan. Apakah proyek dilakukan di tempat terbuka atau area sempit? Bagaimana cuacanya, apakah cenderung panas, dingin, atau lembab? Apakah permukaan terbuat dari tanah yang kering, gembur, berlumpur, atau berpasir?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut akan membantu Anda melihat kecocokan excavator dengan lingkungannya. Selain itu, pastikan juga untuk menyiapkan peralatan keselamatan untuk mencegah kecelakaan. Contohnya, pekerja diberikan seragam dengan strip neon agar tetap terlihat di malam hari atau saat hujan.

 

5. Anggaran Perusahaan

Terakhir, pastikan bahwa excavator yang Anda pilih sesuai dengan besar budget yang telah tertulis dalam perencanaan proyek. Lakukan perbandingan beberapa jenis dan merek excavator sebelum menentukan pilihan akhir Anda.

Baca juga: 6 Strategi Efektif Hemat Biaya Proyek Konstruksi

 

Jika membeli unit baru atau bekas dirasa terlalu berat, Anda bisa menyewa excavator untuk jangka waktu tertentu dengan harga yang jauh lebih terjangkau. Di Rahayu Diesel, ada beberapa jenis excavator berkualitas yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan. Beberapa di antaranya adalah excavator Hitachi Zaxis 200, Komatsu PC 300-7, Hyundai R220-95H, Cat 320D, dan lain-lain. Semua unit yang tersedia dapat Anda pesan dan akan langsung dikirimkan ke lokasi proyek Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik ikon “Hubungi WhatsApp” di bawah kanan layar Anda. Anda juga bebas berkonsultasi dengan tim kami untuk menentukan model excavator mana yang paling sesuai. Proyek lancar, bisnis makin cuan!