Industri konstruksi merupakan salah satu bidang yang memiliki risiko kecelakaan kerja tinggi. Pasalnya, proyek konstruksi biasanya dilakukan di area yang cukup ekstrem seperti lereng curam, daerah pertambangan, dan di atas permukaan tanah yang tidak rata. Inilah mengapa, para pekerja konstruksi wajib mematuhi prosedur keselamatan yang berlaku, termasuk mengenakan atribut keselamatan saat bekerja.
Penerapan sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 tahun 1970. Meski demikian, jumlah kecelakaan kerja yang terjadi di Indonesia masih terbilang tinggi.
Menurut laporan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, tercatat jumlah klaim Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) pada tahun 2019 adalah sebesar 182.835 kasus dan jumlah tersebut konsisten meningkat hingga menjadi 297.725 kasus di tahun 2022. Kasus kecelakaan bervariasi mulai dari kebakaran di pabrik manufaktur hingga ledakan mesin.
Salah satu langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah kecelakaan kerja adalah mewajibkan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi setiap pekerja konstruksi. Di artikel ini, kita akan membahas kelengkapan atribut keselamatan beserta fungsinya.
Dasar Hukum Terkait APD Konstruksi
APD yang dikenakan pekerja harus memenuhi Standar nasional Indonesia (SNI) sesuai dengan jenis pekerjaannya. Hal ini dicantumkan dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor Per.08/MEN/VII/2010 tentang Alat Pelindung Diri.
Sedangkan untuk APD bidang konstruksi secara lebih spesifik diatur dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05/PRT/M/2014 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Konstruksi Bidang Pekerjaan Umum.
Penggunaan APD bertujuan untuk melindungi pekerja dari risiko kecelakaan khususnya ketika mengangkut beban berat, membangun struktur bangunan, dan saat mengoperasikan alat berat. APD juga dapat meningkatkan ketahanan pekerja dan memberikan ruang gerak yang cukup agar mereka dapat menyelesaikan tugas dengan efisien.
Baca juga: Serba Serbi Pajak Alat Berat di Indonesia
Komponen Atribut Keselamatan di Bidang Konstruksi
APD di bidang konstruksi terdiri dari beberapa atribut penting yang masing-masing memiliki fungsi untuk melindungi bagian tubuh yang berbeda. Berikut daftar lengkapnya:
1. Alat Pelindung Kepala
Pekerja konstruksi wajib menggunakan pelindung kepala seperti helm keselamatan untuk melindungi kepala dari benturan benda jatuh, panasnya sinar matahari, air hujan, hingga percikan api dan bahan kimia. Helm umumnya terbuat dari material keras agar dapat menahan benda-benda tajam dengan baik.
Selain helm, para pekerja konstruksi juga biasanya menggunakan handuk untuk menyeka keringat dan melindungi bagian leher dari sinar matahari. Sedangkan di musim dingin atau musim hujan, gunakan pelindung tambahan seperti beanie yang terbuat dari bahan tebal untuk menjaga bagian kepala tetap hangat dan nyaman.
Baca juga: Mengenal Fitur-Fitur Keselamatan pada Alat Berat
2. Alat Pelindung Mata
Di lokasi konstruksi, banyak debu dan kotoran yang beterbangan. Jika terkena mata, partikel-partikel ini dapat menyebabkan iritasi hingga pembengkakan. Oleh karenanya, gunakan kacamata pelindung yang tidak hanya dapat mencegah debu namun juga dilengkapi dengan teknologi anti-sinar UV.
Untuk pekerjaan yang lebih intens, Anda bisa gunakan safety goggles, masker fullface, atau topeng las agar mata dan area wajah tetap terlindungi.
3. Alat Pelindung Telinga
Suara bising di lokasi konstruksi dapat mengganggu pendengaran dalam jangka panjang. Suara-suara ini dapat berasal dari pengoperasian alat berat, pengelasan besi, dan lain sebagainya. Untuk itu, sebaiknya gunakan alat pelindung seperti ear plug atau ear muff.
Ear plug atau penyumbat telinga adalah alat kecil yang terbuat dari busa atau plastik dan dapat dimasukkan ke dalam telinga untuk meredam suara. Pada umumnya ear plug dapat mengurangi intensitas suara hingga 10-15 dB. Sedangkan ear muff memiliki model yang lebih besar dan mampu mengurangi intensitas suara hingga 20-30 dB.
4. Alat Pelindung Tangan
Untuk melindungi tangan dari benda tajam atau paparan bahan kimia berbahaya, sebaiknya gunakan sarung tangan tebal saat bekerja. Sarung tangan juga dapat mencegah terjadinya luka bakar, luka lecet, dan luka akibat suhu tinggi.
Baca juga: 7 Tips Tingkatkan Keselamatan di Lokasi Proyek
5. Alat Pelindung Pernapasan
Kualitas udara di lokasi konstruksi biasanya tergolong cukup buruk karena banyaknya alat berat dan material yang beterbangan. Oleh karena itu, setiap pekerja wajib menggunakan masker penutup wajah agar pernapasan tetap lancar.
Jenis pelindung dapat disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Misalnya, gunakan masker untuk melindungi pernapasan dari asap, debu, dan bahan kimia ringan. Sedangkan respirator dapat melindungi pernapasan dari uap panas dan gas berbahaya.
6. Pakaian Pelindung
Atribut keselamatan lain yang wajib dikenakan pekerja konstruksi adalah pakaian pelindung. Tujuannya ialah untuk melindungi tubuh dari suhu panas atau dingin, paparan sinar matahari, serta bahan-bahan kimia berbahaya.
Salah satu jenis pakaian pelindung yang umum digunakan adalah safety vest atau rompi pelindung yang terbuat dari bahan kedap air seperti polycotton atau polyester. Biasanya safety vest berwarna terang seperti kuning atau oranye dan dilengkapi dengan pita reflektif di sekitar bahu dan bagian tengah. Hal ini penting untuk memudahkan para pekerja saling mengidentifikasi satu sama lain khususnya saat malam hari.
7. Alat Pelindung Kaki
Atribut keselamatan lain yang tidak kalah penting adalah pelindung kaki. Pekerja konstruksi sebaiknya menggunakan sepatu boots khusus saat bekerja agar mereka dapat bergerak dengan aman dan leluasa. Sepatu kerja biasanya terbuat dari bahan anti air dan anti selip, sehingga mencegah pemakainya dari kecelakaan seperti jatuh terpeleset.
Baca juga: Cara Menjaga Kualitas Spare Part Alat Berat dengan Efektif
Sewa Alat Berat Berkualitas di Rahayu Diesel
Selain penggunaan APD, hal lain yang bisa dilakukan untuk meningkatkan tingkat keselamatan di lokasi konstruksi adalah menggunakan alat berat berkualitas. Di Rahayu Diesel, Anda bisa sewa alat berat berkualitas tinggi dari merek ternama seperti Hitachi, Komatsu, Hyundai, Caterpillar, dan sebagainya. Semua alat berat yang tersedia dalam kondisi prima dan siap dikirimkan ke lokasi Anda secepatnya.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi WhatsApp kami. Tim customer service Rahayu Diesel siap melayani Anda kapan saja dengan senang hati. Proyek Lancar, Bisnis Makin Cuan!